Dialog Antara M Faidul Akbar dan Edip Yuksel (Guru Besar Universitas California)

Ust Faidul Akbar
0

 


Apakah eskaltologi faktual atau figurative?

Stetmen-stetmen tentang eskatologi di dalam al-Qur’an adalah factual. Kehidupan akan di non aktifkan melalui transformasi dari satu ke dunia lain sebagai yang disebut dengan kematian. Dana setelah hari kiamat nanti maka kehidupan akan di aktifkan kembali melalui kebangkitan. Itu adalah system tuhan. 

Apa esensi dari kehidupan akhirat, dan apa pendapat anda?

Esesnsi dari kehidupan akhirat adalah kedamaian dan kebahagian yang abadi atau komplit. Dunia adalah alam yang paling rendah. Di kehidupan dunia terdapat selain kebahagiaan, kita juga diberikan kesusasahan, kesedihan, dan sebagainya. Jadi kehidupan dunia tidak abadi dan komplit. Berbeda dengan kehidupan akhirat, jika itu kita dib alas dengan syurga maka kita akan mendapatkan kebahagiaan yang sempurna, dan sebaliknya. Jadi kehidupan akhirat adalah kesimpulan dari kehidupan di akhirat. 

Berapa alam yang manusia lalui?

Manusia diciptakan dari ketiadaan dan selanjutanya diletakkan pada  alam kematian. Setelah itu manusia masuk kea lam kehidupan melalui kelahiran  dan berlajut ke alamat kematian dan akan melalui alam kehidupan lagi nanti melalui peristiwa kebangkitan. Jadi manuisa akan melalui 2 kematian dan 2 kehidupan. 

Kapan waktu hari kiamat?

Dalam al-Qur’an, ada banyak tanda-tanda yang menyatakan bahwa akan datangnya hari kiamat. Qur’an mengatakan tentang hari kiamat hanya tuhan yang tahu dan kedatangannya secara tiba-tiba. Para  ulama menafisrkan bahwa tidak ada yang tahu tentang hari kiamat kecuali tuhan. Akan tetapi qur’an membarikan  beberapa ke tanda, yaitu: 

       

. telah dekat datangnya saat itu dan telah terbelah bulan.

Pada tahun 1969, ilmuan menggunakan appolo astronausts mengungkap bahwa memiliki tanda bahwa ia pernah terbelah. Dan para ulama muslim mengatakan hal itu adalah sebagai tanda bahwa nabi Muhammad membelah bulan dan oleh orang kafir Quraish dikatan sebagai sihir. Padahal sebenarnya yang terjadi adalah nabi Muhammad tidak membelah bulan. Akan tetapi hal itu adalah tanda hari kiamata sebagaimana yang dikatakn oleh al-Qur’an pada ayat di atas. Dan hal ini menunjukkan bahwa apa yang dikatakan al-Qur’an adalah benar.

         

 Maka tunggulah hari ketika langit membawa kabut yang nyata

Salah satu tanda hari kiamat adalah asap tebal yang menakutkan. Hal itu mungkin dapat disebabkan oleh vulkanik, atau oleh tangan manusia itu sendri. Dan jika hal itu terjadi maka waktu hari kiamat sudah dekat.


                    

 dan apabila Perkataan telah jatuh atas mereka, Kami keluarkan sejenis binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka, bahwa Sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat.

Tanda hari kiamta selanjutnya adalah munculnya Dabbatan. Dabbatan  adalah makhluk dari bumi yang akan membawa petunjuk dari tuhan akan tetapi banyak manusia yang mengingkarinya. Sosok Dabbatan adalah mahluk aktif dan selalu bergerak juga berbau sangat menyengat dan itu dibuat oleh computer.  Dabbatan berasal dari bumi. Berasal dari bumi dapat memiliki dua arti, pertama memang dia adalah sosok yang telah ada dibumi ini dan menjadi bagian dari bumi dan akan muncul suatu hari, kedua, sosok yang dibuat dibumi. Dabbatan dapat berarti sosok seperti robot yang disistemasi oleh computer dan akan berbicara tentang petunjuk tuhan dengan bahasa computer. 


             

83. mereka akan bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Dzulkarnain. Katakanlah: "Aku akan bacakan kepadamu cerita tantangnya".



                                               

24. Sesungguhnya perumpamaan kehidupan duniawi itu, adalah seperti air (hujan) yang Kami turunkan dan langit, lalu tumbuhlah dengan suburnya karena air itu tanam-tanaman bumi, di antaranya ada yang dimakan manusia dan binatang ternak. hingga apabila bumi itu telah sempurna keindahannya, dan memakai (pula) perhiasannya[683], dan pemilik-permliknya mengira bahwa mereka pasti menguasasinya[684], tiba-tiba datanglah kepadanya azab Kami di waktu malam atau siang, lalu Kami jadikan (tanam-tanamannya) laksana tanam-tanaman yang sudah disabit, seakan-akan belum pernah tumbuh kemarin. Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda kekuasaan (Kami) kepada orang-orang berfikir.


Salah satu tanda hari kiamat adalah manusia akan samapi pada saat yang tertentu yang mana mereka dapat melakukan apa saja yang mereka ingin lakukan. Seperti yang kita tahu sekarang ini, teknologi sudah semakin canggih. Microsft memungkinkan manusia melakukan apapun yang dulunya itu tidak mungkin dan sekarang menjadi hal yang biasa. Sehingga suatu saat nanti akan datang saatnya dimana manusia menunjukkan kesombungannya dengan tidak lagi membutuhkan tuhan. Segala permasalahan bisa diselesaikan dengan kecanggihan teknologi, contoh saja manusia tidak akan hawatir lagi dengan penyakit mereka karena hal itu dengan cepat dapat di deteksi oleh teknologi sekaligus mengobatinya dan sebagainya. Manusia akan dapat mengontrol segala sesuatu di tangannya di seuruh dunia pada saat yang sama. 

Hal yang perlu diketahui tidak ada ketidak mungkinan tentang hari kiamat. Dan juga seperti yang disebutkan dalam al-Qur’an bahwa pengetahuan tentang hari kiamat adalah milik tuhan akan tetapi tidak satu ayat pun yang mengatakn bahwa Allah tidak memberikan pengetahuan tersebut. hal itu di dukung dengan ayat yang mengatakan bahwa Tuhan akan memberikan pengetahuan tentang hal tersebut kepada orang-orang tertentu. Jadi, Allah bukan tidak memberikan pengetahuan itu kepada manusia namun Dia memberikannya pada orang-orang yang dikehendakinya. Tanpa kehendak-Nya manusia tidak akan dapat mengetahui tentang hari kiamat. 

Beberapa ayat pada surah 72, tuhan berfirman bahwa Ia memiliki pengetahuan tentang masa depan dan ia memberikan beberapa pengetahuan tersebut kepada Rasul yang dikehendaki-Nya. Dalam Qur’an surah 20:15, tuhan menyatakan tentang waktu hari kiamat. Dalam ayat tersebut jelas di tegaskan, hampir saja tuhan merahasikan pengetahuan tentang hari kiamat. Akan tetapi hal tersebut bukan berarti tidak diungkapkan. Hampir dirahasiakan berarti setidaknya pada suatu saat akan diungkap. Kalau berarti hal tersebut akan sepenuhnya dirahasiakan maka tuhan tidak akan mengatakan hampir. Namun beberapa penafsiran klasik mengatakan tuhan telah merahasiakan pengetahuan tentang hari itu. Dalam buku saya menuliskan tentang beberapa kesalah penafsiran ulama klasik tentang al-Qur’an. 

Pada surah 15:87 mengatakan “kami telah memberikan kamu saba’an yang berulang-ulang dan Buku yang agung”. Ada banyak penafsiran tentang sab’an minal matsani ini dan yang paling umum adalah menunjuk kepada surah fatihah. Karena fatihah adalah surah yang mempunyai tujuh ayat dan selalu diulang-ulang  entah itu dalam sholat atau yang lainnya. Sebenarnya penafsiran tersebut tidak masalah, akan tetapi masalahnya adalah jika ditafsirkan seperti hal tersebut maka akan berdampak pada surat fatihah yang tidak termasuk Buku yang agung atau al-Qur’an dan itulah masalah terbesarnya. Dan kita tidak bisa mengatakan bahwa fatihah bukan termasuk bagian dari al-Qur’an. dan jika fatihah adalah termasuk Qur’an berarti konteksnya menjadi bukan kami telah memberikan kamu saba’an yang berulang-ulang dan Buku yang agung” akan tetapi  “kami telah memberikan kamu Buku yang agung dan saba’an yang berulang-ulang”. Logikanya adalah, jika kamu mengatakan sesuatu bagian yang lebih kecil kemudian mengatakan suatu hal yang lebih besar maka hal yang kecil tersebut bukan termasuk bagian hal besar yang kamu katakana belakangan, dan sebaliknya jika kamu mengatakan suatu hal yang lebih besar kemudian kamu mengatakan suatu bagian yang lebih kecil maka bisa jadi hal yang lebih kecil tersebut termasuk bagian dari hal besar yang kamu katakana lebih awal.  Jika kita mengatakan bahwa sab’an minal matsani tersebut adalah fatihah maka terdapat permasalahan pada logika. Menurut saya sab’an minal matsani adalah bukan surah al-fatihah namun hal yang berkaitan dengan waktu. 

Apakah arti sebenarnya sab’an minal matsani?


Dahulu, saat saya berada di turki rasyad menulis article, dan artikel tersebut di publis oleh salah satu majalah berbahasa arab Tunisia. Dalam artikel tersebut terdapat salah satu tema besar yang tentang penemuan angka 19 oleh Rashad Khalifa dan salah satu isu yang disertakan di artikel tersebut adalah Rashad telah mengungkap tentang hari kiamat. Saat saya berada dalam tahap penyembuhan dari virus sunni yang tradisional dan saya pikir waktu saya sudah menganut Qur’an alone.  Selanjutnya saya mengecek al-Qur’an dan saya langsung membuka surah 15.87. dan saya katakana bahwa sab’an minal matsani ini adalah 7 inisial yang terpisah dan bukan berulang-ulang. Dan mencoba mencari nilai gimetriknya sehingga saya menemukan nila gimetriknya yaitu 1709, lalu 1710 saya anggap akan menjadi saat datangnya hari kiamat. Selanjutnya saya mengirimkan surat ke Rashad dan saya mengatakan saya tidak tahu waktu yang tepatnya akan tetapi inilah saya temukan di dalam al-Qur’an. dan dia mengucapkan selamat kepada saya dan mengatakan itu bagus sekali. 

Bagai mana dia menemukannya hari akhir? 

Saya tidak tahu.  dia menemukannya pada tahun 1980. Ini sangat menarik, dia menemukannya dengan metode yang sama dengan saya, akan tetapi dia memiliki material pendukung yang lebih.

Posting Komentar

0Komentar

Terimakasih atas komentar anda.

Posting Komentar (0)

#buttons=(saya terima !) #days=(100)

Ingat Website Ust Faidul Akbar di prangkat anda agar lebih mudah membukanya. website resmi ust. Faidul Akbar
Accept !